Habis Ngobrol dan Bercanda, Remaja 17 Tahun Perkosa Janda di Kamar Kos


 Remaja berusia 17 tahun ditangkap polisi setelah dilaporkan memperkosa seorang janda. Sebelumnya, pelaku dan korban sempat ngobrol dan bercanda. Namun, pelaku mengaku tak kuasa menahan nafsu karena korban saat itu mengenakan pakaian seksi.

Pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Sagulung, Batam, selang beberapa jam usai korban yang merupakan pendatang di Batam itu membuat laporan.

Korban adalah janda asal Lampung berusia 36 tahun. Ia baru 3 hari di Batam dan tinggal di indekos kawasan Sagulung.

Peristiwa bermula saat pelaku datang ke kos korban hendak menagih utang kepada teman korban berinisial H. Sesampainya di sana, tidak ada orang yang dituju. Pelaku hanya melihat korban yang sedang berbaring di dalam kamar kos.

Menurut keterangan polisi, sebelum melakukan rudapaksa, pelaku dan korban sempat berbincang-bincang. Namun, tiba-tiba pelaku mendekap dan mencekik korban agar tidak berteriak.

"Pengakuan korban dan pelaku masih kita dalami, yang jelas pelaku sudah kita amankan," ujar Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf.

Kepada polisi, korban mengaku tak pernah menyangka mengalami kejadian mengerikan. Ia mengaku baru 3 hari di Batam dan H adalah temannya yang kenal dengan pelaku.

"Saya dicekik, tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya bisa menangis. Saya sebenarnya pas hari kejadian itu mau pulang ke Lampung," kata korban. Namun, saat kejadian, H sedang pergi untuk mengambil uang.

Ketika itu pelaku datang ke kamar kos mencari H. Korban mengatakan temannya itu sedang keluar. Kemudian pelaku memutuskan menunggu di kamar kos.

Selama dua jam menunggu di kamar kos, pelaku berbincang dengan korban dan sempat bercanda. "Saya tidak tahulah entah setan apa yang merasukinya, dia langsung mendekap dan mencekik saya. Saya hanya bisa menangis dan pasrah," kata korban.

Setelah selesai merudapaksa korban, pelaku dengan santai berkemas dan keluar dari kamar kos. "Dia pergi begitu saja seperti tidak punya salah dan dosa," kata korban lagi. Korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel